JEMBER – Suasana berbeda terasa di Lapas Kelas IIA Jember pada Sabtu (22/8/2026). Semarak warna merah-putih berpadu dengan aroma kuliner Nusantara dalam Lomba Menghias Tumpeng yang digelar Dharma Wanita Persatuan (DWP) Cabang Lapas Jember untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu ruang bagi keluarga besar Lapas Jember untuk mempererat kebersamaan sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme melalui kegiatan yang sarat nuansa budaya.
Kepala Lapas Kelas IIA Jember, Wahyu Susetyo, hadir langsung dan bertindak sebagai dewan juri bersama istrinya yang juga Ketua DWP Lapas Jember, Ny. Purwatiningsih Wahyu.
Wahyu mengaku terkesan melihat antusiasme dan kekompakan para peserta yang mengikuti perlombaan tersebut.
“Saya sangat bangga melihat antusiasme ibu-ibu DWP hari ini. Tumpeng bukan sekadar hidangan tradisional, tetapi simbol rasa syukur dan kebersamaan,” ungkap Wahyu saat proses penilaian.
Menurutnya, lima tim yang mengikuti perlombaan mampu menerjemahkan tema kemerdekaan ke dalam kreasi tumpeng dengan berbagai hiasan dan detail yang menarik.
“Melihat bagaimana 5 tim yang bertanding mampu menerjemahkan tema Kemerdekaan RI ke dalam kreasi hiasan yang begitu detail dan sarat makna, ini luar biasa,” tambahnya.
Wahyu mengatakan, keberadaan DWP memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan tugas jajaran pemasyarakatan.
Selain menjadi wadah bagi para istri petugas, kegiatan DWP juga dinilai dapat memperkuat hubungan kekeluargaan di lingkungan Lapas Jember.
“Dukungan dari para istri adalah fondasi penting bagi kami, para petugas pemasyarakatan, dalam menjalankan tugas sehari-hari. Momen seperti ini menjadi wadah yang sangat baik untuk menyambung silaturahmi, saling berbagi ilmu, serta memperkuat rasa kekeluargaan di lingkungan Lapas Jember,” jelasnya.
Perlombaan secara resmi dibuka oleh Ketua DWP Lapas Jember, Ny. Purwatiningsih Wahyu. Setelah itu, proses penjurian berlangsung dalam suasana meriah, tetapi tetap dilakukan secara cermat.
Setiap karya peserta dinilai berdasarkan sejumlah aspek, mulai dari kreativitas penyajian bertema kemerdekaan, kerapian, perpaduan warna, hingga cita rasa.
Tumpeng yang disajikan tidak hanya mengandalkan tampilan visual, tetapi juga dituntut mampu menghadirkan cita rasa makanan Nusantara.
Melalui kegiatan tersebut, keluarga besar Lapas Kelas IIA Jember tidak hanya merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga menghidupkan nilai kebersamaan dan gotong royong.
Wahyu berharap semangat tersebut dapat terus dipelihara dalam kehidupan sehari-hari sehingga nasionalisme, kekompakan, dan rasa kekeluargaan di lingkungan Lapas Kelas IIA Jember semakin solid.