Antirogo Fashion Carnaval 2026 Meriahkan HUT RI, 30 Rombongan Tampil dengan Kostum Kreatif

JEMBER – Semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa di Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember. Sebanyak 30 rombongan ambil bagian dalam Antirogo Fashion Carnaval (AFC) 2026 yang digelar pada Sabtu (29/8/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan menampilkan beragam kostum dan kreasi peserta yang menyusuri rute sepanjang sekitar tiga kilometer.
Rangkaian acara dibagi menjadi dua sesi. Pada pagi hari, sebanyak delapan rombongan dari jenjang PAUD dan TK tampil lebih dulu. Berbagai kostum unik yang dikenakan anak-anak membuat suasana parade semakin semarak.
Memasuki siang hari, giliran 22 rombongan dari jenjang SD, SMP, SMA/SMK hingga kategori umum tampil bergantian. Para peserta menyuguhkan berbagai kreasi busana yang unik dan menarik sepanjang perjalanan menuju garis finis di Kantor Kelurahan Antirogo.
Lurah Antirogo, Teguh Tri Laksono, S.E., M.M., mengatakan AFC tidak hanya digelar sebagai hiburan untuk masyarakat. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi warga untuk menyalurkan kreativitas sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.
Menurutnya, keberadaan parade turut memberikan peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi untuk mendapatkan manfaat ekonomi dari ramainya masyarakat yang hadir.
“Kegiatan ini menjadi sarana memeriahkan hari kemerdekaan, memberdayakan UMKM, sekaligus memberi ruang kreasi bagi seluruh warga Antirogo,” ujar Teguh.
Pelaksanaan AFC 2026 juga mendapat dukungan dari jajaran Muspika Kecamatan Sumbersari, perwakilan organisasi perangkat daerah, hingga anggota DPRD Kabupaten Jember.
Anggota DPRD Jember dari Fraksi PKB, Mufid, yang hadir dalam kegiatan tersebut menilai AFC merupakan tradisi yang tumbuh dari aspirasi masyarakat.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu cara warga dalam mensyukuri kemerdekaan melalui kreativitas dan karya seni, khususnya dalam bidang busana.
Selain mengedepankan kreativitas peserta, panitia AFC 2026 juga memberikan perhatian terhadap aspek keamanan dan ketertiban selama parade berlangsung.
Ketua Panitia AFC 2026, Arif, mengatakan pihaknya berupaya menjaga agar kegiatan berjalan aman dan nyaman bagi peserta maupun masyarakat yang berada di sepanjang rute.
Panitia juga menggandeng kepolisian setempat untuk melakukan pengamanan sekaligus memastikan seluruh ketentuan yang telah ditetapkan dapat dipatuhi peserta.
Salah satu aturan yang diterapkan yakni larangan penggunaan sound horeg, termasuk perangkat audio dengan tekanan bass ekstrem maupun volume yang berlebihan.
Peserta juga dilarang menggunakan truk sebagai kendaraan pendukung dalam parade.
“Selain fokus pada estetika dan kemeriahan, kami juga sangat memperhatikan aspek ketertiban publik. Tahun ini panitia menggandeng kepolisian setempat untuk mengawal dan memastikan seluruh aturan dipatuhi di lapangan,” jelas Arif.
Dengan menggabungkan kreativitas warga, semangat gotong royong, serta pelaksanaan yang mengedepankan ketertiban, Antirogo Fashion Carnaval 2026 menjadi salah satu rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang berlangsung meriah di Kecamatan Sumbersari.
Tak hanya menjadi tontonan bagi masyarakat, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu membuka ruang kreativitas sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi warga dan pelaku UMKM di Kelurahan Antirogo.












