Maulid Nabi di SMPN 1 Wuluhan, Tanamkan Akhlak dan Semangat Persaudaraan kepada Siswa

JEMBER – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai keluarga besar SMP Negeri 1 Wuluhan dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiulawal 1448 Hijriah yang berlangsung pada Agustus 2026.
Para siswa tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan dengan mengenakan seragam putih lengkap dengan atribut sekolah. Semangat kebersamaan juga terlihat dari kehadiran para pelajar yang membawa banner bertuliskan:
“Melangkah Bersama Rasulullah: Menebar Kasih Sayang, Mempererat Persaudaraan untuk Indonesia Damai.”
Peringatan Maulid Nabi tersebut tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga dimanfaatkan sebagai momentum untuk menanamkan nilai-nilai akhlak dan keteladanan Rasulullah SAW kepada para siswa.
Kepala SMP Negeri 1 Wuluhan, Agus Yudiarto, S.Pd., M.Si., mengatakan peringatan Maulid Nabi diharapkan dapat mendorong siswa untuk memiliki akhlak yang baik sekaligus menerapkan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapan kami, anak-anak mempunyai akhlak yang baik, yaitu akhlak yang mulia, serta mampu meneladani perilaku Nabi Muhammad SAW. Terutama memiliki rasa simpati dan empati kepada teman, sehingga dapat menebarkan kasih sayang dan mempererat persaudaraan,” ungkap Agus.
Menurutnya, nilai simpati, empati, kasih sayang, dan saling menghormati merupakan bagian penting dalam membentuk karakter siswa.
Sikap tersebut juga diperlukan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang damai, rukun, dan nyaman bagi seluruh warga sekolah.
Tidak hanya kepada sesama siswa, Agus juga menekankan pentingnya membangun rasa hormat kepada guru. Menurutnya, hubungan yang baik antara siswa dan guru menjadi salah satu fondasi dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang positif.
Agus berharap nilai-nilai yang disampaikan dalam peringatan Maulid Nabi tidak berhenti pada kegiatan seremonial.
Keteladanan Rasulullah SAW diharapkan dapat diwujudkan melalui perilaku siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik ketika berada di sekolah, lingkungan keluarga, maupun masyarakat.
“Semoga tercipta suasana yang damai dan rukun sesama teman, serta anak-anak memiliki rasa hormat kepada guru. Dengan begitu, sekolah dapat menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk belajar dan berkembang,” harapnya.
Menurutnya, sekolah bukan hanya tempat bagi siswa untuk memperoleh pengetahuan akademik. Lebih dari itu, sekolah juga memiliki peran dalam membentuk karakter dan kepribadian peserta didik.
Karena itu, nilai-nilai kasih sayang, persaudaraan, kepedulian, dan penghormatan terhadap sesama perlu terus ditanamkan dalam kehidupan sekolah.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMPN 1 Wuluhan diharapkan menjadi kesempatan bagi para siswa untuk lebih mengenal sosok Rasulullah sekaligus memahami nilai-nilai yang beliau ajarkan.
Keteladanan tersebut kemudian diharapkan dapat diterapkan melalui tindakan nyata, seperti saling membantu, menghargai perbedaan, menunjukkan empati kepada teman, menghormati guru, serta menjaga kerukunan di lingkungan sekolah.
Semangat tersebut sejalan dengan pesan yang dibawa dalam tema kegiatan, yakni menebarkan kasih sayang dan mempererat persaudaraan untuk Indonesia yang damai.
Melalui momentum Maulid Nabi, keluarga besar SMP Negeri 1 Wuluhan pun berkomitmen menjadikan akhlak mulia, kasih sayang, persaudaraan, kepedulian, dan penghormatan kepada guru sebagai bagian dari budaya positif di lingkungan sekolah.













